Dunia Model dan Gio Fernandez Alvin

Natya Featuring Gio Fernandez Alvin

Tuesday, 12 May 2015

Gio Fernandez Alvin adalah anak muda dengan semangat bergelora yang tengah menapaki dunia model. Alvin bukan model yang hanya bermodal fisik, karena ia adalah seorang arsitek lulusan Universitas Katolik Parahyangan, Bandung.

Saat ini, Alvin bergabung dengan Look Inc., salah satu modeling agency besar yang sudah terkenal di Indonesia. Tinggal menunggu momen yang tepat, agar seorang muda dan berbakat seperti Alvin bisa menggenggam ketenaran di tangan.

 

Berikut adalah perbincangan saya dengan Gio Fernandez Alvin.

Tanya (T)       : Sejak usia berapa mulai menekuni dunia model?

Jawab (J)       : Ehm, sejujurnya, saya baru menekuni dunia model, tepatnya dunia entertaint, kurang lebih 1 tahun lalu. Wihhh, baru banget ya …


T : Persyaratan apa saja yang harus dipenuhi untuk bisa menjadi seorang model?

J :  Syarat untuk menjadi seorang model tentunya harus memiliki fisik yang menjual, itu sudah menjadi rahasia umum. Tapi yang perlu diluruskan adalah, tidak semua model harus memiliki tubuh yang tinggi, yang penting proporsional saja. Kebetulan saya pun nggak tinggi, tuh hehehe. Karena model itu banyak macamnya. Ada model untuk foto, model untuk iklan, atau model untuk fashion. Yang penting rajin merawat diri,  karena fisik adalah aset utama untuk seorang model. Selain itu, syarat penting lainnya adalah mental yang kuat. Karena niscaya setiap pekerjaan memiliki tantangan tersendiri, demikian pula di bidang entertainment, mental sangatlah penting dalam pembentukan karakter.

 

T : Bagaimana awal mula terjun ke dunia model, hingga bergabung dengan Look Inc.?

J : It was a long story dan penuh haru biru (halah). Jadi seorang model itu impian saya sejak kecil loh! Image-nya tuh : wah keren ya, sudah pasti model itu cakep dan cantik. Ngarep banget waktu kecil. Untuk dunia model sendiri, saya awalnya memang suka banget sama yang namanya foto-foto. Pokoknya ingin tampil, dan dimulai dari foto selfie hehehe. Atau kalau lagi rame-rame dimanapun itu, pasti ada muka saya, demi eksis hahaha. Dan akhirnya sempat tercapai (halah) merasakan yang namanya pemotretan secara profesional, ehm, maksudnya eksis foto tapi dibayar.

 

Selain itu juga saya sempat beberapa kali merasakan yang namanya lomba model. Benar-benar pengalaman yang luar biasa dan bisa jadi pembelajaran yang luar biasa. Ya walau nggak menang, tapi setidaknya selalu lolos hingga tahap final dan bahkan pernah mewakili DKI Jakarta untuk sebuah ajang lomba model tingkat nasional.

 

Nah, kalau mengenai kenapa bisa bergabung dengan Look Inc. itu bukan nggak  sengaja, tapi dengan sengaja dan niat. Saya memberanikan diri untuk apply ke sana. Walau jujur, agak ragu, karena Look Inc. merupakan agensi ternama di Jakarta. Tapi Alhamdulillah, saya bisa menjadi bagian dari keluarga besar Look Inc. sekarang, dan mendapatkan kontrak eksklusif.

 

T : Mengapa tertarik menjadi model dan bukan menekuni profesi lain? Padahal kamu seorang arsitek?

J : Eits,  jangan salah! Saya dulunya sempat menjadi arsitek, loh hehehe. Hanya saja karena passion saya di bidang seni sangat tinggi (memang dasarnya narsis tingkat dewa), saya lebih enjoy di bidang yang sekarang. Terlebih keputusan saya ini didukung oleh banyak hal. Pertama, ingat banget waktu itu baru resign kerja dari perusahaan konsultan arsitektur dan belum dapat pekerjaan yang baru. Kedua, mengapa nggak buat melanjutkan impian masa kecil? Selagi itu halal dan menghasilkan, kenapa enggak? Tapi bukan berarti saya nggak melanjutkan profesi saya sebagai seorang arsitek sih, saya masih mengerjakan beberapa proyek arsitektur secara freelance bersama teman-teman saya. Karena saya sadar, pekerjaan di dunia entertaintment  tidaklah abadi. Suatu saat ada titik balik dimana saya harus kembali ke profesi saya karena regenerasi di dunia entertaintment.

 

T : Sudah menjadi model untuk produk apa saja?

J : Ehm, belum banyak sih, namanya juga masih merintis. Yang pasti aku pernah beberapa kali fashion show, juga pemotretan untuk salah satu brand mobile phone, kemudian merk taksi ternama (yang biru itu, loh),  juga untuk majalah remaja. Dan nggak ketinggalan foto narsis secara profesional. Nah loh, narsis tapi profesional hahaha.

 

T : Honor pertama digunakan untuk apa?

J : Honor pertama, ya? Jujur nggak, nih? Hehehe. Dipakai buat traktir teman-teman seperjuangan. Kejam ya, baru pertama kali langsung disuruh traktir hahahaha. Tapi berkesan banget, deh. Dan sempat juga sih dipakai untuk memenuhi hasrat akan hobi saya. Hobi apa, ayo? Yup, action figure! Hobi apalagi kalau bukan per-Saint Seiya-an. Jadi promosi, nih....

 

T : Benarkah menjadi model harus berani berfoto panas atau telanjang?

J : Foto panas, ya? Boleh. Foto sambil panas-panasan, kan? Sering malah foto outdoor.  Apalagi di Jakarta, panas luar biasa. Ingin banget foto di pantai, biarpun panas tapi sensasinya, loh hehehe. Ok, ok, sepertinya melenceng hahaha. Kalau foto panas, dalam konteks pornografi, sepertinya nggak, deh. Tapi tergantung ke pribadi masing-masing. Yang pasti nggak ada aturan seperti itu. Kalau buat saya pribadi, enggak ah. Saya lebih mengutamakan skill dan potensi dibandingkan dengan skandal atau sensasi.

 

Foto telanjang? Wah, wah, wah, telanjang ini maksudnya bagaimana? Kalau memang difoto tanpa sehelai benang pun, sangat tidak sekali. Salah banget kalau ada yang bilang harus berani berfoto seperti itu. Tapi sekali lagi, balik ke pribadi masing-masing. Dan untuk saya pribadi, selama memang konteksnya bukan untuk pornografi, melainkan seni, mengapa tidak? Tapi nggak sembarangan juga sih, harus jelas dan bukan berarti tanpa sehelai benang pun.

 

T : Biasanya model juga terjun ke dunia sinetron, film, dan menyanyi, apakah kamu tertarik terjun ke dunia yang sama?

J : Nah, benar banget. Justru awalnya saya bisa ke dunia model itu dari kegiatan berakting, loh. Saya awalnya menekuni dunia akting karena saya mempunyai passion juga untuk menjadi seorang aktor dan terjun ke dunia perfilman. Malah sekarang ini,  saya sedang mencoba mengembangkan bakat saya di dunia presenter dengan menjadi seorang host dan master of ceremony atau MC.

 

Alhamdulillah, saya pernah main di beberapa judul sinetron dan menjadi host di salah satu program di TV lokal Jakarta, dan menjadi MC di beberapa event kecil dan besar di Jakarta. Ke depannya saya berharap banget bisa menembus dunia layar lebar. Aamiin. Doakan ya, KoKiers.

 

T : Ada yang beranggapan jika dunia model lekat dengan pergaulan bebas, hura-hura,  dan narkoba, bagaimana menurut pendapatmu?

J : Pergaulan bebas? Iya, dong! Bebas bergaul dengan siapa saja, kan? Tapi dalam konteks yang positif, loh. Kalau negatif, no way! Apalagi narkoba, nggak deh! Saya mau masuk TV sebagai aktor, bukan masuk penjara. Tapi memang nggak bisa dipungkiri lagi, sudah menjadi rahasia umum kalau dunia entertaintment ini banyak pergaulan yang negatif, hura-hura, dan narkoba. Nggak munafik, memang ada. Tapi disini tinggal bagaimana si pribadi tersebut kuat akan hal-hal seperti itu, dan kembali ke tujuan awal, mau jadi apa? Kalau saya mau cari uang, mau sukses dengan karir sesuai impian saya, bukan mau masuk penjara atau buang-buang uang untuk kesenangan sesaat saja.

 

T : Siapakah senior seprofesi yang menjadi panutanmu?

J : Ini pertanyaan yang menarik. Untuk model senior panutan, saya suka yang lokal-lokal saja tapi memiliki kualitas internasional. Berhubung saya pernah bertemu langsung orangnya, untuk cowoknya saya suka banget sama Marshall Sastra. Untuk ceweknya, siapa sih, yang nggak kenal sama Kimmy Jayanti.

 

Sedangkan aktor dan aktris favorit saya adalah duo pasangan Rio Dewanto dan Atikah Hasiholan. Untuk presenter, saya suka VJ Utt dan Nadya Hutagalung.

 

T : Apakah penghasilan sebagai model menjanjikan?

J : Sejujur-jujurnya, antara nggak dan iya. Kenapa begitu? Nggak menjanjikan kalau kita sedang merintis. Tapi memang menjanjikan ketika kita sudah punya nama nanti. Intinya bersusah-susah dahulu, bersenang-senang kemudian.

 

T : Siapa orang yang paling berjasa dalam perjalanan karir dan hidupmu?

J : Kalo nggak dibukakan jalan sama Tuhan, pasti nggak bisa seperti sekarang, betul? Orang tua pasti. Sahabat dan pacar juga dong, jangan lupa. Dan terlebih agensi saya dong, bangga hehehe....

 

T : Adakah tips yang bisa kamu bagikan untuk model pemula agar tidak terjerat modeling agency penipu?

J : Tips dari saya nggak hanya untuk menjadi model pemula, tapi tips secara umum jika ingin terjun di bidang entertaintment. Kita di bayar untuk menghibur, bukan membayar. Jangan mau kalau kita disuruh membayar berapapun dan untuk apapun! Jadi jangan mau kalau ada casting dan audisi tapi dengan syarat harus membayar sekian-sekian dulu. Tinggalkan! Itu pasti penipuan.

Kontak Gio Fernandez Alvin :

FB : Gio Fernandez Alvin

Instagram : gionandez_al

Rizki (Manager) : +62 813 83633977


 





Foto-foto karya :

Teguh wibowo (@luminousdreams_photoworks)

Busana karya : Itang Yunasz, Opie Bachtiar, dan koleksi pribadi.




LUSTRASI FOTO-FOTO DOK REDAKSI
MODERATOR - Penggagas KoKi : ZEVERINA
Pembaca "KOLOM KITA" (KoKi) entah di Bontang, Inggris, Bali, Belanda, New Jersey, Kuwait, Australia, atau di Kediri, silakan berbagi peristiwa seputar kehidupan sehari-hari. Kirimkan artikel dan foto melalui form "Kirim Artikel", jika mengalami kesulitan kirimkan melalui email: temennyazev@gmail.com ; kokizeverina@gmail.com


BERIKAN KOMENTAR ANDA






Lomba Blog: Cerita Hepi elevenia

William Antonius
Wednesday, 15 March 2017
Dibaca 640 kali | 0 Komentar

Hamparan Laut di Bawah Horizon Parai

Setiawan Liu - Jakarta
Wednesday, 15 March 2017
Dibaca 904 kali | 0 Komentar

Kawin Campur

Syu - Belanda
Wednesday, 08 March 2017
Dibaca 1987 kali | 0 Komentar

Menikmati Alam Musim Gugur

T.Moken-Michigan,USA
Tuesday, 22 November 2016
Dibaca 1108 kali | 0 Komentar

Glad All Over

Sirpa - Kalipornia - USA
Tuesday, 18 October 2016
Dibaca 1159 kali | 0 Komentar

Ke Taman Nasional Bako Serawak

Dewi Meong - Kuching - Malaysia
Tuesday, 27 September 2016
Dibaca 919 kali | 0 Komentar

Ke Bandung dengan Meong

Dewi Meong - Kuching - Jogja
Wednesday, 14 September 2016
Dibaca 1366 kali | 0 Komentar

Ada Colon Cancer Dalam Tubuhku

Sirpa - Kali Pornia - USA
Saturday, 10 September 2016
Dibaca 1966 kali | 0 Komentar

Kota Kuching

Dewi Meong - Kuching - Jogja
Wednesday, 07 September 2016
Dibaca 1283 kali | 0 Komentar

Ke Panti Pijat

T.Moken-Michigan, USA
Wednesday, 17 August 2016
Dibaca 2725 kali | 0 Komentar

Then and Now

Sirpa - Kalipornia - USA
Tuesday, 26 July 2016
Dibaca 1535 kali | 0 Komentar

Mohon Maaf Lahir Batin

Redaksi KoKi
Wednesday, 06 July 2016
Dibaca 1248 kali | 0 Komentar

Perayaan Asian American Pacific Islanders

Bono Anggono - Philadelphia - USA
Monday, 27 June 2016
Dibaca 1009 kali | 0 Komentar

Mencari Bono Anggono

Yunita Anggono
Monday, 27 June 2016
Dibaca 1205 kali | 0 Komentar
``


KOKINEWS

Glad All Over
Sirpa - Kalipornia - USA
Tuesday, 18 October 2016
Dibaca 1159 kali | 0 Komentar

Perayaan Asian American Pacific Islanders

Pengungsi

Brandi Chastain Sumbangkan Otaknya

Surat Terbuka Buat Ahok (1): Tahan Emosi

KOKISTORY

Ada Colon Cancer Dalam Tubuhku
Sirpa - Kali Pornia - USA
Saturday, 10 September 2016
Dibaca 1966 kali | 0 Komentar

Ilmu Yang Bermanfaat

Mahalnya Sebuah Ongkos Denda TILANG

Aku dan Kamu

Merindukan White Christmas

KOKIKOLOM

Pejabat Tionghoa
Setiawan Liu - Jakarta
Tuesday, 26 January 2016
Dibaca 2499 kali | 0 Komentar

Ayah

Gairah yang Hilang

Tepatkah Dia Untuk Anda?

Pentingkah Pembekuan Sperma?

KOKITOUR&FOOD

Hamparan Laut di Bawah Horizon Parai
Setiawan Liu - Jakarta
Wednesday, 15 March 2017
Dibaca 904 kali | 0 Komentar

Menikmati Alam Musim Gugur

Ke Taman Nasional Bako Serawak

Ke Bandung dengan Meong

Kota Kuching

KOKISIANA

Lomba Blog: Cerita Hepi elevenia
William Antonius
Wednesday, 15 March 2017
Dibaca 640 kali | 0 Komentar

Then and Now

Mohon Maaf Lahir Batin

Mencari Bono Anggono

Obong Pasar

Hai Z...

Dear God...
From Kokiers to Z...

Setiap penulis memiliki rumah. Shakespeare juga pernah bilang, bahwa kehidupan moral mempunyai "a habitation and a name", bertempat tinggal dan bernama. Mamak Z memiliki rumah bersama para penulis dan pembacanya di rumah...




© 2014 - powered by digitalbuana