Santet

WES - Australia

Sunday, 26 July 2009


Dear Zeverina & KoKiers
 
Sewaktu aku masih di Indonesia, aku sering sekali mendengari hal ihwal santet ini. Ada saja orang yang mengaku kena santet, ada saja cerita mengenai keampuhan Dukun Santet. Per-santet-an digunakan dihampir semua bidang dan diminati oleh hampir disegala lapisan masyarakat.
 
Dari orang marjinal, rumah tangga biasa, pelacur, penjahat sampai ke celeberities, pengusaha kakap maupun pejabat tinggi ada saja yang gemar main santet atau jadi korban santet. Orang yang sedang jatuh cinta sepihak namun yang dituju menolak atau mau tidak mau, ya gampangnya main disantet. Nanti malah yang menolak berbalik jadi tergila-gila cintanya.

Ingin naik pangkat ada yang menghalangi, santet saja. Bisnis disaingi, lebih mudah lawannya disantet saja. Pelacur dan penjahat main santet agar bisa beroperasi mulus. Celeberity ingin menonjol sendiri, santetlah para saingannya. 

Konon ada daerah tertentu yang ilmu santetnya jitu dan manjur. Ada yang bilang, jangan coba main-main dengan perempuan kampung itu kalau tidak serius - nanti disantet Anda bakal tidak bisa lari dan tidak bakalan mampu menikah dengan wanita lain. Ada pula yang dibuat sakit yang tidak bakal ketemu penyakitnya - itu dilakukan oleh orang-orang yang sakit hati, sirik atau saingan. Sampai-sampai George W. Bush ada yang coba-coba mau menyantetnya ketika mengunjungi Indonesia, tetapi katanya tidak mempan karena ilmunya Bush jauh lebih tinggi ketimbang tukang santetnya.

Orang-orang Indonesia yang percaya santet, biasa melindungi diri dengan memakai atau memasang berbagai jimat dari yang dipakai diluar tubuh sampai yang ditanamkan ke dalam tubuhnya. Ada yang pakai susuk sebagai aji pengasih, sehingga pemakainya tampak menarik/ mempesona maupun sebagai penolak bala. Ada yang menggunakan secara \'positif\', agar enteng jodoh, naik pangkat, dagangan laris untung besar dan dijauhkan dari mara bahaya serta sakit penyakit. Katanya tongkat yang selalu dikempit Bung Karno itu bukan sembarang tongkat - entah benar atau tidak, itulah berkali-kali mau dibunuh selalu lolos dan selamat.

 

 
 
Ayahku bilang kepadaku : "Jangan takut dan cemas disantet. Kalau sepanjang hidupmu tidak pernah minta tolong ini itu kepada dukun atau kontak dengan kuasa gelap maka mereka tidak bakal bisa menyentuhmu". Lanjutnya ............ "Bila kau menghubungi mereka, maka mereka jadi punya address-mu sehingga mereka bisa kirim macam-macam kepadamu. Kalau radio sih ketahuan gelombangnya ya tinggal masuk saja ke gelombang yang sama". Masuk akal juga ya ?

Barangkali profesi Santet lumayan menjanjikan di Indonesia sampai-sampai ada yang jadi semacam \'celeberity\'.

Selama di Australia aku belum pernah dengar soal santet ini. Ada atau tidak ada ? Atau barangkali aku saja yang \'kuper\' (kurang pergaulan) !

 


 
Bagaimana dengan KoKi ? Apa bisa santet gentayangan di "alam maya" ?  Ah, nakutin saja !

 

 




LUSTRASI FOTO-FOTO DOK REDAKSI
MODERATOR - Penggagas KoKi : ZEVERINA
Pembaca "KOLOM KITA" (KoKi) entah di Bontang, Inggris, Bali, Belanda, New Jersey, Kuwait, Australia, atau di Kediri, silakan berbagi peristiwa seputar kehidupan sehari-hari. Kirimkan artikel dan foto melalui form "Kirim Artikel", jika mengalami kesulitan kirimkan melalui email: temennyazev@gmail.com ; kokizeverina@gmail.com


BERIKAN KOMENTAR ANDA






Lomba Blog: Cerita Hepi elevenia

William Antonius
Wednesday, 15 March 2017
Dibaca 569 kali | 0 Komentar

Hamparan Laut di Bawah Horizon Parai

Setiawan Liu - Jakarta
Wednesday, 15 March 2017
Dibaca 817 kali | 0 Komentar

Kawin Campur

Syu - Belanda
Wednesday, 08 March 2017
Dibaca 1767 kali | 0 Komentar

Menikmati Alam Musim Gugur

T.Moken-Michigan,USA
Tuesday, 22 November 2016
Dibaca 1015 kali | 0 Komentar

Glad All Over

Sirpa - Kalipornia - USA
Tuesday, 18 October 2016
Dibaca 1074 kali | 0 Komentar

Ke Taman Nasional Bako Serawak

Dewi Meong - Kuching - Malaysia
Tuesday, 27 September 2016
Dibaca 853 kali | 0 Komentar

Ke Bandung dengan Meong

Dewi Meong - Kuching - Jogja
Wednesday, 14 September 2016
Dibaca 1280 kali | 0 Komentar

Ada Colon Cancer Dalam Tubuhku

Sirpa - Kali Pornia - USA
Saturday, 10 September 2016
Dibaca 1873 kali | 0 Komentar

Kota Kuching

Dewi Meong - Kuching - Jogja
Wednesday, 07 September 2016
Dibaca 1209 kali | 0 Komentar

Ke Panti Pijat

T.Moken-Michigan, USA
Wednesday, 17 August 2016
Dibaca 2612 kali | 0 Komentar

Then and Now

Sirpa - Kalipornia - USA
Tuesday, 26 July 2016
Dibaca 1463 kali | 0 Komentar

Mohon Maaf Lahir Batin

Redaksi KoKi
Wednesday, 06 July 2016
Dibaca 1179 kali | 0 Komentar

Perayaan Asian American Pacific Islanders

Bono Anggono - Philadelphia - USA
Monday, 27 June 2016
Dibaca 927 kali | 0 Komentar

Mencari Bono Anggono

Yunita Anggono
Monday, 27 June 2016
Dibaca 1128 kali | 0 Komentar
``


KOKINEWS

Glad All Over
Sirpa - Kalipornia - USA
Tuesday, 18 October 2016
Dibaca 1074 kali | 0 Komentar

Perayaan Asian American Pacific Islanders

Pengungsi

Brandi Chastain Sumbangkan Otaknya

Surat Terbuka Buat Ahok (1): Tahan Emosi

KOKISTORY

Ada Colon Cancer Dalam Tubuhku
Sirpa - Kali Pornia - USA
Saturday, 10 September 2016
Dibaca 1873 kali | 0 Komentar

Ilmu Yang Bermanfaat

Mahalnya Sebuah Ongkos Denda TILANG

Aku dan Kamu

Merindukan White Christmas

KOKIKOLOM

Pejabat Tionghoa
Setiawan Liu - Jakarta
Tuesday, 26 January 2016
Dibaca 2436 kali | 0 Komentar

Ayah

Gairah yang Hilang

Tepatkah Dia Untuk Anda?

Pentingkah Pembekuan Sperma?

KOKITOUR&FOOD

Hamparan Laut di Bawah Horizon Parai
Setiawan Liu - Jakarta
Wednesday, 15 March 2017
Dibaca 817 kali | 0 Komentar

Menikmati Alam Musim Gugur

Ke Taman Nasional Bako Serawak

Ke Bandung dengan Meong

Kota Kuching

KOKISIANA

Lomba Blog: Cerita Hepi elevenia
William Antonius
Wednesday, 15 March 2017
Dibaca 569 kali | 0 Komentar

Then and Now

Mohon Maaf Lahir Batin

Mencari Bono Anggono

Obong Pasar

Hai Z...

Dear God...
From Kokiers to Z...

Setiap penulis memiliki rumah. Shakespeare juga pernah bilang, bahwa kehidupan moral mempunyai "a habitation and a name", bertempat tinggal dan bernama. Mamak Z memiliki rumah bersama para penulis dan pembacanya di rumah...




© 2014 - powered by digitalbuana