Menikmati Alam Musim Gugur

T.Moken-Michigan,USA

Tuesday, 22 November 2016

Setiap puncak musim gugur tiba, saya berusaha untuk menikmati keindahan alam ini sebelum daun-daun tersebut berguguran. Seolah-olah mereka ingin mengatakan :"Sampai jumpa lagi di tahun depan".

Masa daun berwarna-warni sempurna di Semenanjung bagian Atas Michigan kira-kita pada  pertengahan bulan Oktober dan  di Semenanjung bagian Bawah Michigan adalah saat ini. Mata tak akan pernah bosan melihat pemandangan alam nan indah ini sambil menyetir entah di jalan toll maupun di tengah kota atau di sepanjang pedesaan. Udara pun sejuk  dan akan terasa hangat bila ditambahi  sinar matahari.

Dari rumah, saya dan suami berangkat pagi sekali menuju kota Clare, Michigan yang mempunyai Rest Area yang strategis karena berada di antara dua belah jalur. Lama perjalanan 2 jam dengan kecepatan 70 mil per jam ( 1 mil=1,6 km). 70 mil adalah batas kecepatan yang diijinkan polisi Michigan. Di kota ini, kami berhenti untuk istirahat, ke WC dan yang terpenting sebagai pusat informasi perjalanan

 

Di tempat ini juga ada minuman hangat seperti kopi, latte, es krim, coklat batangan, cookies, nacho cheese, kripik kentang. Kita tinggal masukkan uang, pencet nomor yang diinginkan dan keluarlah barang yang kita inginkan melalui mesin.

Setelah itu, kami melanjutkan perjalanan menuju kota Mackinaw City, Michigan selama 2,5 jam. Kami berhenti di kota ini untuk makan siang di restoran Scalawag. Kesukaan kami untuk makan ikan putih yang banyak ditemukan di danau  yang mengelilingi negara bagian Michigan, negara bagian Illinois dan Canada seperti pada gambar di bawah ini.


Ikannya enak, manis karena ditangkap segar. Ada cole slaw, acarnya orang Amerika yang terbuat dari irisan kol dan 2 hash brown kecil dari bubuk jagung - pergedel jagung.  Harga makanan tergantung dari pesanan ikannya mau berapa potong: 1, 2 atau 3 potong ikan. Saya pesan 2 potong ikan dan air es yang gratis saja maunya aku.

Mackinaw City adalah kota turis. Pada waktu kami kesana, suhu udara agak dingin dan banyak toko-toko yang sudah tutup. Toko-toko buka lagi mulai bulan April sampai dengan bulan Oktober setiap tahunnya.

Setelah perut kenyang maka kami melanjutkan perjalanan lagi untuk ke Semenanjung bagian Atas Michigan melalui rute US-2. Karena Michigan dipisahkan oleh Selat Mackinac maka kami harus membayar biaya jembatan penyeberangan sebesar $4.00 per mobil.

Perjalanan masih 5 jam lagi untuk sampai di kota Houghton, Michigan. Kecepatan kendaraan  55 mil per jam untuk di Semenanjung Bagian Atas Michigan.

Saya pernah menyetir 70 mil per jam dan tidak melihat kalau Sherif sedang duduk di tengah semak sehingga saya mendapatkan peringatan melalui lampu sorot yang besar. Segera saya kurangi kecepatan mobil dan untung tidak dikejar Sherif.

Sepanjang perjalanan baik di US-2 maupun di US-41, banyak sekali pohon cemara bercampur dengan pohon maple. Di wilayah ini hampir selalu terlihat truk besar membawa kayu cemara karena ada perusahaan kayu

 

Memasuki sore hari pk 5:00, kami tiba di kota Houghton, Michigan. Kami bertemu dengan anak perempuanku di kampus karena ia masih di laboratorium.

Dari kampus, kami ke motel dulu untuk mendapatkan kunci kamar. Kemudian,anakku membawa kami ke suatu kota yang jauhnya masih 30 menit lagi. Untuk bisa masuk ke tempat ini, harus memesan seminggu sebelum datang apalagi kalau sedang musim panas lebih lama lagi. Lokasinya terletak di pinggir Danau Superior dan kita melihat deburan ombak.

Kalau saya melihat dari tempatnya, seperti saya berada di bar and grill. Di tempat ini saya menemukan tempe goreng, dicampur irisan bawang merah dan ada nasinya. Rasanya seperti makan salad jadi ada terasa asamnya. Di lidah saya, lebih banyak terasa asamnya; tambah lagi saya mempunyai penyakit maag maka saya minum obat agar tidak kumat .

 

Maaf, setelah makan beberapa sendok, baru teringat untuk di foto. Baru pertama kali ini saya menemukan tempe di restoran yang tempatnya terpencil. Saya menanyakan kepada pelayan dari mana mendapatkan tempe ini. Ia menjawab dari on line.

Kota Houghton adalah sebuah kota kecil berpenduduk 7000 an orang terletak di pinggir Danau Portage. Di kota ini hanya ada satu universitas  yang cukup terkenal di Michigan: Michigan Technological University yang diakreditasi oleh ABET (Accreditation Board for Engineering and Technology). Universitas ini juga terletak di pinggir Danau Portage.


Setiap negara bagian mempunyai universitas yang terkenal. Universitas yang terkenal bukanlah jaminan untuk mendapatkan pekerjaan setelah lulus. Semuanya tergantung dari jurusan apa yang diperlukan negara saat ini. Selain itu juga adalah faktor keberuntungan .

Untuk negara bagian Michigan, Gubernur kami membutuhkan S.T.E.M (Science, Technology, Engineering and Mathematics).

Di seberang kota ini terdapat kota Hancock yang juga kota kecil dan berpenduduk kurang lebih sama jumlahnya. Di Kota Hancock terdapat Finlandia University. Kedua kota ini dihubungkan oleh jembatan  yang dapat terbuka bila dilalui oleh kapal turis yang ingin ke pulau Royal Isle, Michigan.

 



Foto diambil dari lokasi Keweenaw Brewing Company, sebuah perusahaan pembuatan minuman beralkohol di Houghton, Michigan. Mont Ripley adalah milik Michigan Technological University. Setiap musim dingin, mahasiswa-mahasiswi bermain atau mengambil mata kuliah ski, skateboarding ataupun olah raga musim dingin lainnya di bukit ini.

Tentu saja banyak kenangan di tempat ini entah mereka mengalami cedera akibat bermain olah raga ataupun awal berkenalan dengan mahasiswa-mahasiswi  dari jurusan lain.

Juliet yang sedang mengambil mata kuliah olah raga wajib ambil dan wajib lulus tetapi tanpa credit points ini berkenalan dengan Romeo. Romeo telah lama memperhatikan Juliet setiap kali bertemu di tempat ini. Hari demi hari, Romeo semakin rajin dan memulai harinya dengan penuh gairah. Ia memperhatikan gerakan seluncuran Juliet yang lumayan bagus.

Sampailah Romeo pada suatu saat , ia merasa  mempunyai waktu tepat untuk melepaskan suatu pertanyaan kepada Juliet. Romeo pun memberanikan diri bertanya.

"Apakah kamu mau menjadi temanku"?

"Ya", sahut Juliet karena Romeo terlihat tampan.

Juliet senang berteman dan ia memang ingin mencari teman setelah layang-layang nya putus. Ia merasa tidaklah sulit untuk mencari teman karena mahasiswa di universitas ini mayoritas adalah lelaki.

Sejak saat itupun, mulailah dua sejoli ini membina hubungan persahabatan di tengah kesibukan kuliah masing-masing.

Juliet pun lulus untuk mata kuliah ini karena ia memang bisa dan hanya 1 kali tidak hadir sehingga memenuhi persyaratan lulus.

Di mata sang Ibu Juliet, Romeo tampak lebih matang, bertanggung jawab dan ramah bila dibandingkandengan yang lama yang pernah Juliet kenal sewaktu di concrete-canoe. Tahun depan, Romeo akan lulus kuiiah dan pekerjaan sudah menanti untuknya di State bagian Selatan.

Sebuah lagu yang dapat mempresentasikan mereka berdua dibawakan oleh Neil Sedaka: You Mean Everything to Me


Sepanjang perjalanan pergi dan pulang, daun warna-warni yang kami lihat untuk memuaskan mata selagi bisa melihat dan merasakan keindahan alam dari pohon maple di musim gugur saat ini. Pohon maple yang menghasilkan sirup maple adalah pohon maple yang daunnya berwarna merah pada saat musim gugur.

Semua warna-warni daun  tersebut disebabkan oleh hari yang semakin pendek.  Otomatis sinar matahari berkurang sehingga sinar matahari dan suhu udara yang panas tidak cukup untuk memasak zat warna hijau yang ada pada daun. Akibatnya pemasakan daun terhambat.

Selamat menikmati alam musim gugur. Terima kasih sudah membaca.




LUSTRASI FOTO-FOTO DOK REDAKSI
MODERATOR - Penggagas KoKi : ZEVERINA
Pembaca "KOLOM KITA" (KoKi) entah di Bontang, Inggris, Bali, Belanda, New Jersey, Kuwait, Australia, atau di Kediri, silakan berbagi peristiwa seputar kehidupan sehari-hari. Kirimkan artikel dan foto melalui form "Kirim Artikel", jika mengalami kesulitan kirimkan melalui email: temennyazev@gmail.com ; kokizeverina@gmail.com


BERIKAN KOMENTAR ANDA






Lomba Blog: Cerita Hepi elevenia

William Antonius
Wednesday, 15 March 2017
Dibaca 571 kali | 0 Komentar

Hamparan Laut di Bawah Horizon Parai

Setiawan Liu - Jakarta
Wednesday, 15 March 2017
Dibaca 821 kali | 0 Komentar

Kawin Campur

Syu - Belanda
Wednesday, 08 March 2017
Dibaca 1788 kali | 0 Komentar

Menikmati Alam Musim Gugur

T.Moken-Michigan,USA
Tuesday, 22 November 2016
Dibaca 1019 kali | 0 Komentar

Glad All Over

Sirpa - Kalipornia - USA
Tuesday, 18 October 2016
Dibaca 1079 kali | 0 Komentar

Ke Taman Nasional Bako Serawak

Dewi Meong - Kuching - Malaysia
Tuesday, 27 September 2016
Dibaca 856 kali | 0 Komentar

Ke Bandung dengan Meong

Dewi Meong - Kuching - Jogja
Wednesday, 14 September 2016
Dibaca 1284 kali | 0 Komentar

Ada Colon Cancer Dalam Tubuhku

Sirpa - Kali Pornia - USA
Saturday, 10 September 2016
Dibaca 1880 kali | 0 Komentar

Kota Kuching

Dewi Meong - Kuching - Jogja
Wednesday, 07 September 2016
Dibaca 1212 kali | 0 Komentar

Ke Panti Pijat

T.Moken-Michigan, USA
Wednesday, 17 August 2016
Dibaca 2618 kali | 0 Komentar

Then and Now

Sirpa - Kalipornia - USA
Tuesday, 26 July 2016
Dibaca 1466 kali | 0 Komentar

Mohon Maaf Lahir Batin

Redaksi KoKi
Wednesday, 06 July 2016
Dibaca 1185 kali | 0 Komentar

Perayaan Asian American Pacific Islanders

Bono Anggono - Philadelphia - USA
Monday, 27 June 2016
Dibaca 932 kali | 0 Komentar

Mencari Bono Anggono

Yunita Anggono
Monday, 27 June 2016
Dibaca 1134 kali | 0 Komentar
``


KOKINEWS

Glad All Over
Sirpa - Kalipornia - USA
Tuesday, 18 October 2016
Dibaca 1079 kali | 0 Komentar

Perayaan Asian American Pacific Islanders

Pengungsi

Brandi Chastain Sumbangkan Otaknya

Surat Terbuka Buat Ahok (1): Tahan Emosi

KOKISTORY

Ada Colon Cancer Dalam Tubuhku
Sirpa - Kali Pornia - USA
Saturday, 10 September 2016
Dibaca 1880 kali | 0 Komentar

Ilmu Yang Bermanfaat

Mahalnya Sebuah Ongkos Denda TILANG

Aku dan Kamu

Merindukan White Christmas

KOKIKOLOM

Pejabat Tionghoa
Setiawan Liu - Jakarta
Tuesday, 26 January 2016
Dibaca 2439 kali | 0 Komentar

Ayah

Gairah yang Hilang

Tepatkah Dia Untuk Anda?

Pentingkah Pembekuan Sperma?

KOKITOUR&FOOD

Hamparan Laut di Bawah Horizon Parai
Setiawan Liu - Jakarta
Wednesday, 15 March 2017
Dibaca 821 kali | 0 Komentar

Menikmati Alam Musim Gugur

Ke Taman Nasional Bako Serawak

Ke Bandung dengan Meong

Kota Kuching

KOKISIANA

Lomba Blog: Cerita Hepi elevenia
William Antonius
Wednesday, 15 March 2017
Dibaca 571 kali | 0 Komentar

Then and Now

Mohon Maaf Lahir Batin

Mencari Bono Anggono

Obong Pasar

Hai Z...

Dear God...
From Kokiers to Z...

Setiap penulis memiliki rumah. Shakespeare juga pernah bilang, bahwa kehidupan moral mempunyai "a habitation and a name", bertempat tinggal dan bernama. Mamak Z memiliki rumah bersama para penulis dan pembacanya di rumah...




© 2014 - powered by digitalbuana