Mereka Peduli Lingkungan dengan Diet Kantong Plastik

Svaradipta

Thursday, 17 March 2016

1. Tiza Mafira
Menurutnya, mendapatkan kantong plastik gratis usai berbelanja membuat masyarat menggunakannya tanpa perhitungan. Analis, penulis pidato, dan asisten Juru Bicara Presiden Bidang Internasional selama periode pertama presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu kemudian melancarkan petisi secara daring melalui Change.org. Dia membuat Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik yang memprakarsai program plastik berbayar. Gerakan itu kemudian didukung pemerintah, terutama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

2. Tantri Syalindri Ichlasari
Vokalis band Kotak itu menjadi bintang iklan Sido Muncul versi Ayo Peduli Lingkungan. Grup Kotak juga telah berkampanye untuk penyelamatan lingkungan melalui album Hijaukan Bumi.

3. Dikna Faradiba Maharani
Putri Pariwisata Indonesia 2015, Dikna Faradiba Maharani, mencintai lingkungan dengan cara yang sangat mudah. Dia mengaku tasnya penuh sampah plastik seperti bungkus makanan atau permen karena dia tidak ingin membuangnya sembarangan. Meski dia merupakan Putri Pariwisata Indonesia, namun dia berpendapat seseorang harus mencintai lingkungan terlebih dahulu sebelum menyukai tempat wisata.

4. Thomas Lembong
Thomas Lembong, Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong memberikan contoh sederhana untuk diet kantong plastik. Dalam tas pundaknya, dia selalu menyimpan kantong plastik sehingga bisa digunakan untuk berbelanja berulang-ulang. Pria bergelar bachelor of arts (AB) dari Harvard University itu mendukung kebijakan kantong plastik berbayar yang digagas Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

5. Tasya Kamila
Penyanyi cilik yang kini beranjak dewasa, Shafa Tasya Kamila, sejak 2005 atau saat itu masih SMP,  telah menjadi duta lingkungan hidup. Dia berpendapat, harga minimal yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp200 untuk sebuah kantong plastik menurutnya kurang gereget. Kecintaannya pada lingkungan diwujudkan dengan langkah-langkah kecil, seperti selalu membawa botol minum, kotak bekal makanan, membawa tas sendiri, dan menggunakan baterai yang bisa diisi ulang.

6. Whulandary Herman
Puteri Indonesia 2013 asal Padang, Pariaman itu tidak ingin Indonesia menjadi nomor dua penyumbang sampah plastik di lautan. Dai pun mendukung Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik. Dia beralasan Indonesia punya alam yang sangat indah, daratan, dan lautan yang menjadi tujuan wisata masyarakat dunia.




LUSTRASI FOTO-FOTO DOK REDAKSI
MODERATOR - Penggagas KoKi : ZEVERINA
Pembaca "KOLOM KITA" (KoKi) entah di Bontang, Inggris, Bali, Belanda, New Jersey, Kuwait, Australia, atau di Kediri, silakan berbagi peristiwa seputar kehidupan sehari-hari. Kirimkan artikel dan foto melalui form "Kirim Artikel", jika mengalami kesulitan kirimkan melalui email: temennyazev@gmail.com ; kokizeverina@gmail.com


BERIKAN KOMENTAR ANDA






Lomba Blog: Cerita Hepi elevenia

William Antonius
Wednesday, 15 March 2017
Dibaca 640 kali | 0 Komentar

Hamparan Laut di Bawah Horizon Parai

Setiawan Liu - Jakarta
Wednesday, 15 March 2017
Dibaca 904 kali | 0 Komentar

Kawin Campur

Syu - Belanda
Wednesday, 08 March 2017
Dibaca 1987 kali | 0 Komentar

Menikmati Alam Musim Gugur

T.Moken-Michigan,USA
Tuesday, 22 November 2016
Dibaca 1108 kali | 0 Komentar

Glad All Over

Sirpa - Kalipornia - USA
Tuesday, 18 October 2016
Dibaca 1159 kali | 0 Komentar

Ke Taman Nasional Bako Serawak

Dewi Meong - Kuching - Malaysia
Tuesday, 27 September 2016
Dibaca 919 kali | 0 Komentar

Ke Bandung dengan Meong

Dewi Meong - Kuching - Jogja
Wednesday, 14 September 2016
Dibaca 1366 kali | 0 Komentar

Ada Colon Cancer Dalam Tubuhku

Sirpa - Kali Pornia - USA
Saturday, 10 September 2016
Dibaca 1966 kali | 0 Komentar

Kota Kuching

Dewi Meong - Kuching - Jogja
Wednesday, 07 September 2016
Dibaca 1283 kali | 0 Komentar

Ke Panti Pijat

T.Moken-Michigan, USA
Wednesday, 17 August 2016
Dibaca 2725 kali | 0 Komentar

Then and Now

Sirpa - Kalipornia - USA
Tuesday, 26 July 2016
Dibaca 1535 kali | 0 Komentar

Mohon Maaf Lahir Batin

Redaksi KoKi
Wednesday, 06 July 2016
Dibaca 1248 kali | 0 Komentar

Perayaan Asian American Pacific Islanders

Bono Anggono - Philadelphia - USA
Monday, 27 June 2016
Dibaca 1009 kali | 0 Komentar

Mencari Bono Anggono

Yunita Anggono
Monday, 27 June 2016
Dibaca 1205 kali | 0 Komentar
``


KOKINEWS

Glad All Over
Sirpa - Kalipornia - USA
Tuesday, 18 October 2016
Dibaca 1159 kali | 0 Komentar

Perayaan Asian American Pacific Islanders

Pengungsi

Brandi Chastain Sumbangkan Otaknya

Surat Terbuka Buat Ahok (1): Tahan Emosi

KOKISTORY

Ada Colon Cancer Dalam Tubuhku
Sirpa - Kali Pornia - USA
Saturday, 10 September 2016
Dibaca 1966 kali | 0 Komentar

Ilmu Yang Bermanfaat

Mahalnya Sebuah Ongkos Denda TILANG

Aku dan Kamu

Merindukan White Christmas

KOKIKOLOM

Pejabat Tionghoa
Setiawan Liu - Jakarta
Tuesday, 26 January 2016
Dibaca 2499 kali | 0 Komentar

Ayah

Gairah yang Hilang

Tepatkah Dia Untuk Anda?

Pentingkah Pembekuan Sperma?

KOKITOUR&FOOD

Hamparan Laut di Bawah Horizon Parai
Setiawan Liu - Jakarta
Wednesday, 15 March 2017
Dibaca 904 kali | 0 Komentar

Menikmati Alam Musim Gugur

Ke Taman Nasional Bako Serawak

Ke Bandung dengan Meong

Kota Kuching

KOKISIANA

Lomba Blog: Cerita Hepi elevenia
William Antonius
Wednesday, 15 March 2017
Dibaca 640 kali | 0 Komentar

Then and Now

Mohon Maaf Lahir Batin

Mencari Bono Anggono

Obong Pasar

Hai Z...

Dear God...
From Kokiers to Z...

Setiap penulis memiliki rumah. Shakespeare juga pernah bilang, bahwa kehidupan moral mempunyai "a habitation and a name", bertempat tinggal dan bernama. Mamak Z memiliki rumah bersama para penulis dan pembacanya di rumah...




© 2014 - powered by digitalbuana