Tepatkah Dia Untuk Anda?

Arie

Friday, 03 July 2015

Untuk urusan pemilihan pasangan hidup, tak ada seorang pun yang benar-benar merasa yakin 100%. Banyak wanita yang sudah menikah mengaku diliputi keraguan yang besar beberapa saat sebelum pernikahan dilangsungkan. Bahkan, ada juga yang sempat berpikir mengatakan "tidak" ketika ditanyakan apakah ia bersedia dinikahkan dengan pria yang melamarnya.


Dan, tahukah Anda kebanyakan wanita yang diliputi keraguan tersebut, sampai tingkat tertentu, akhirnya benar-benar merasa telah memilih pasangan hidup yang tidak tepat. Beberapa dari mereka juga mengaku tidak bahagia dan merasa "terjebak" dalam ikatan pernikahan.

Kenali Karakter

Barbara De Angelis PhD., penulis buku The 100 Most Asked Questions About Love, Sex, and Relationships, mengatakan banyak wanita yang terpesona oleh salah satu aspek kepribadian pria. Padahal, menurut dia, yang paling penting diperhatikan wanita dalam menilai seorang pria adalah karakternya. De Angelis menekankan pentingnya perbedaan kedua konsep tersebut.

Kepribadian, menurut De Angelis adalah kualitas - kualitas tertentu seseorang, misalnya kemampuannya membuat Anda tertawa, perilakunya yang lemah lembut, dan sebagainya. Sedangkan karakter adalah substansi sifat seseorang, yang menentukan bagaimana ia memperlakukan dirinya sendiri dan orang lain. Menurut De Angelis, adalah penting untuk memastikan apakah calon pasangan hidup Anda nantinya memiliki karakter yang baik atau tidak. Kepribadian yang baik merupakan fondasi hubungan yang sehat, kata De Angelis.

Menentukan Karakter yang Baik

Menurut De Angelis, ada beberapa tolok ukur tentang karakter pasangan yang baik. Tapi, pertama kali Anda perlu menanyakan satu pertanyaan tentang cinta kepada diri Anda sendiri. Untuk urusan pasangan hidup, pertanyaan "apakah dia mencintai,saya?" tidaklah cukup. Anda juga harus menanyakan "seberapa besar cinta-nya kepada saya?". Dan, De Angelis memberikan enam faktor yang bisa dijadikan pegangan untuk menjawab pertanyaan tersebut, yaitu:

Komltmen Terhadap Perkembangan Pribadi.

Menurut De Angelis, inilah karakteristik terpenting yang harus Anda cari dalam diri pasangan. Ciri-ciri pria atau wanita yang memiliki komitmen terhadap perkembangan pribadi adalah kemauan mempelajari hal-hal baru yang bisa menambah wawasannya, kemauan belajar dari berbagai sumber, secara sadar mencari kelemahannya, dan selalu berusaha memperbaiki kekurangannya.

Keterbukaan Emoslonal.

Pernikahan bukan hanya menyatukan sepasang manusia secara fisik saja, tapi juga perasaan dan emosi. Karena itu, karakteristik kedua ini amat penting, dan bisa Anda lihat dari apakah ia memiliki perasaan atau tidak. Misalnya, seorang yang berperasaan versi De Angelis adalah memiliki semua aspek emosional secara imbang. la adalah manusia yang bisa marah, sedih, gembira, dan sebagainya. Ciri-ciri lain dari keterbukaan emosional adalah ia tahu apa yang dirasakannya, mampu membagi perasaannya kepada Anda, dan tahu bagaimana mengekspresikan perasaan tersebut.

Integritas.

Karakteristik lain dari karakter pasangan yang baik adalah kejujuran serta integritas, yang berarti jujur kepada dirinya sendiri, kepada orang lain, kepada Anda. Itu artinya, ia tidak berusaha menutup-nutupi kesalahannya, serta tidak ada sesuatu yang disembunyikannya dari pasangan. Kejujuran dan integritas amat penting dalam hubungan perkawinan, karena hubungan yang baik berdiri di atas, rasa saling percaya. Orang  yang memiliki integritas; seseorang yang serius dengan hidupnya.

Kematangan dan Tanggungjawab.

Karakter terbaik dari pasangan adalah kematangannya secara fisik, emosional, dan psikologis. Seorang yang matang harus memiliki ciri-ciri mampu mengurus dirinya sendiri, bertanggung jawab atas semua perbuatannya, dan memiliki harga diri. Itu bisa Anda lihat dari apakah ia mampu mencari nafkah yang mencukupi untuk dirinya sendiri, mengelola keuangannya, merawat tempat tinggal dan barang-barang miliknya, dan sebagainya.

Harga Diri yang Kokoh.

Karakteristik ini bisa dilihat dari apakah ia sering menyesali dirinya sendiri atau tidak, bangga dengan apa yang telah dicapainya, merawat diri dan barang-barangnya dengan baik, tidak terima bila ada orang yang memperlakukannya sembarangan, dan berusaha mewujudkan tujuan hidupnya.

Slkap Positif Terhadap Hidup.

Orang yang bersikap positif tidak pernah menyerah pada kegagalan dan mengubah tantangan menjadi peluang. Mereka juga tidak pernah menyalahkan orang lain atas kegagalannya, dan mencari cara untuk menghindari kegagalan yang sama terulang lagi di masa depan.




LUSTRASI FOTO-FOTO DOK REDAKSI
MODERATOR - Penggagas KoKi : ZEVERINA
Pembaca "KOLOM KITA" (KoKi) entah di Bontang, Inggris, Bali, Belanda, New Jersey, Kuwait, Australia, atau di Kediri, silakan berbagi peristiwa seputar kehidupan sehari-hari. Kirimkan artikel dan foto melalui form "Kirim Artikel", jika mengalami kesulitan kirimkan melalui email: temennyazev@gmail.com ; kokizeverina@gmail.com


BERIKAN KOMENTAR ANDA






Lomba Blog: Cerita Hepi elevenia

William Antonius
Wednesday, 15 March 2017
Dibaca 434 kali | 0 Komentar

Hamparan Laut di Bawah Horizon Parai

Setiawan Liu - Jakarta
Wednesday, 15 March 2017
Dibaca 648 kali | 0 Komentar

Kawin Campur

Syu - Belanda
Wednesday, 08 March 2017
Dibaca 1349 kali | 0 Komentar

Menikmati Alam Musim Gugur

T.Moken-Michigan,USA
Tuesday, 22 November 2016
Dibaca 876 kali | 0 Komentar

Glad All Over

Sirpa - Kalipornia - USA
Tuesday, 18 October 2016
Dibaca 966 kali | 0 Komentar

Ke Taman Nasional Bako Serawak

Dewi Meong - Kuching - Malaysia
Tuesday, 27 September 2016
Dibaca 747 kali | 0 Komentar

Ke Bandung dengan Meong

Dewi Meong - Kuching - Jogja
Wednesday, 14 September 2016
Dibaca 1134 kali | 0 Komentar

Ada Colon Cancer Dalam Tubuhku

Sirpa - Kali Pornia - USA
Saturday, 10 September 2016
Dibaca 1741 kali | 0 Komentar

Kota Kuching

Dewi Meong - Kuching - Jogja
Wednesday, 07 September 2016
Dibaca 1075 kali | 0 Komentar

Ke Panti Pijat

T.Moken-Michigan, USA
Wednesday, 17 August 2016
Dibaca 2432 kali | 0 Komentar

Then and Now

Sirpa - Kalipornia - USA
Tuesday, 26 July 2016
Dibaca 1326 kali | 0 Komentar

Mohon Maaf Lahir Batin

Redaksi KoKi
Wednesday, 06 July 2016
Dibaca 1077 kali | 0 Komentar

Perayaan Asian American Pacific Islanders

Bono Anggono - Philadelphia - USA
Monday, 27 June 2016
Dibaca 831 kali | 0 Komentar

Mencari Bono Anggono

Yunita Anggono
Monday, 27 June 2016
Dibaca 1014 kali | 0 Komentar
``


KOKISTORY

Ada Colon Cancer Dalam Tubuhku
Sirpa - Kali Pornia - USA
Saturday, 10 September 2016
Dibaca 1741 kali | 0 Komentar

Ilmu Yang Bermanfaat

Mahalnya Sebuah Ongkos Denda TILANG

Aku dan Kamu

Merindukan White Christmas

KOKIKOLOM

Pejabat Tionghoa
Setiawan Liu - Jakarta
Tuesday, 26 January 2016
Dibaca 2331 kali | 0 Komentar

Ayah

Gairah yang Hilang

Tepatkah Dia Untuk Anda?

Pentingkah Pembekuan Sperma?

KOKITOUR&FOOD

Hamparan Laut di Bawah Horizon Parai
Setiawan Liu - Jakarta
Wednesday, 15 March 2017
Dibaca 648 kali | 0 Komentar

Menikmati Alam Musim Gugur

Ke Taman Nasional Bako Serawak

Ke Bandung dengan Meong

Kota Kuching

KOKISIANA

Lomba Blog: Cerita Hepi elevenia
William Antonius
Wednesday, 15 March 2017
Dibaca 434 kali | 0 Komentar

Then and Now

Mohon Maaf Lahir Batin

Mencari Bono Anggono

Obong Pasar

Hai Z...

Dear God...
From Kokiers to Z...

Setiap penulis memiliki rumah. Shakespeare juga pernah bilang, bahwa kehidupan moral mempunyai "a habitation and a name", bertempat tinggal dan bernama. Mamak Z memiliki rumah bersama para penulis dan pembacanya di rumah...




© 2014 - powered by digitalbuana