Minion Raksasa di Bioskop Hollywood

Ramon

Friday, 19 June 2015

Pemandangan mencolok menghiasi atap bioskop Cinerama Dome yang berlokasi di Hollywood, California, AS. Tampak tiga serangkai minion Stuart, Bob, dan Kevin mengincar pisang. Postur mereka bukan dalam skala imut-imut seperti di filmnya, Minions, melainkan raksasa!


Raksasa Stuart, Bob, dan Kevin ini masing-masing berukuran sekitar 15 meter. Sekalipun berukuran besar, namun sama sekali tak membahayakan keselamatan warga Hollywood. Hinggapnya ketiga minion untuk menyambut penayangan filmnya pada 10 Juli.

Cinerama Dome termasuk bioskop klasik yang dibuka lebih dari satu dekade lalu. Tepatnya, pada 7 November, 1963. Sudah menjadi tradisi bioskop ini berganti-ganti warna atapnya yang berbentuk setengah lingkaran, menyesuaikan promo filmnya.

Sebelum menguning dan dihinggapi raksasa minion Stuart, Bob, dan Kevin, atap Cinerama Dome pernah menghijau saat pemutaran film Shrek 2, lengkap dengan dua telinga yang mirip terompet. Aslinya berwarna putih mirip separuh bola golf.

Raksasa Kevin berukuran tinggi 15 meter, berat 1,2 ton, lebar kain kuning bajunya 3.900 meter persegi. Berat pisang 22 kilogram. Siapa pun yang kebetulan melintas di depan bioskop pasti bakal gemas melihat ketiga raksasa ini.

Film Minions merupakan prekuel Despicable Me dan Despicable Me 2. Berkisah tentang petualangan tiga minion mencari majikan baru, sebelum era Gru. Dibuat spin off, Minions menuai kesuksesannya sendiri.

“Sebetulya kami tidak berencana membuat film untuk Minions,” kata pendiri dan petinggi Illumination Entertainment Chris Meledandri. “Minions sendiri yang memintanya.” Chris menceritakan bagaimana tim kreatif tak bisa berhenti mengkreasikan minion.

“Setelah menggarap film Despicable Me dan Despicable Me 2, tim yang membuat minion mengaku tak bisa menghentikan tangan mereka untuk terus mengkreasikan karakter ini,” kata Chris tentang karakter imut yang muncul pertama kali pada 2010.

“Semangat ini dihadirkan melalui kombinasi desain mereka, para animator yang membawa para minion ke kehidupan dan diisisuarakan di bawah arahan sutradara Pierre Coffin dan Kyle Balda. Bersama, mereka menciptakan persona yang sangat menggemaskan.”

Diakui Chris, sebagaimana dikutip laman Inquirer, “Minion tak hanya membuat jatuh hati. Mereka menarik karena kontradiksi antara aspirasi berkelakuan buruk dan esensi alami yang membuat mereka berkelakuan baik. Kita semua punya dua sisi itu.”


“Kembaran” Raksasa Minions

Tak hanya di Negeri Paman Sam, raksasa minion juga ada di Inggris. Dibuat oleh  Andrew Sheerin, pemilik penginapan di  Knotts Farm, Quernmore, bersama pasangannya, Karen, untuk kedua buah hati, Ben dan Abbie Sheerin.

“Kami membuat patung ini sebagai kejutan untuk Ben dan Abbie,” kata Andrew tentang patung tunggal minion yang mejeng di tengah taman penginapannya. “Tapi kini kehadirannya tak hanya menyenangkan bagi mereka berdua, juga banyak orang.”

“Ben memang sangat tergila-gila minion,” kata Karen tentang bocah berusia tujuh tahun itu. Kami membuatnya terburu-buru sepanjang malam, sebelum anak-anak bangun pagi untuk berangkat ke sekolah. Benar-benar kejutan saat mereka melihatnya.” (cnn)




LUSTRASI FOTO-FOTO DOK REDAKSI
MODERATOR - Penggagas KoKi : ZEVERINA
Pembaca "KOLOM KITA" (KoKi) entah di Bontang, Inggris, Bali, Belanda, New Jersey, Kuwait, Australia, atau di Kediri, silakan berbagi peristiwa seputar kehidupan sehari-hari. Kirimkan artikel dan foto melalui form "Kirim Artikel", jika mengalami kesulitan kirimkan melalui email: temennyazev@gmail.com ; kokizeverina@gmail.com


BERIKAN KOMENTAR ANDA






Lomba Blog: Cerita Hepi elevenia

William Antonius
Wednesday, 15 March 2017
Dibaca 434 kali | 0 Komentar

Hamparan Laut di Bawah Horizon Parai

Setiawan Liu - Jakarta
Wednesday, 15 March 2017
Dibaca 648 kali | 0 Komentar

Kawin Campur

Syu - Belanda
Wednesday, 08 March 2017
Dibaca 1349 kali | 0 Komentar

Menikmati Alam Musim Gugur

T.Moken-Michigan,USA
Tuesday, 22 November 2016
Dibaca 876 kali | 0 Komentar

Glad All Over

Sirpa - Kalipornia - USA
Tuesday, 18 October 2016
Dibaca 966 kali | 0 Komentar

Ke Taman Nasional Bako Serawak

Dewi Meong - Kuching - Malaysia
Tuesday, 27 September 2016
Dibaca 747 kali | 0 Komentar

Ke Bandung dengan Meong

Dewi Meong - Kuching - Jogja
Wednesday, 14 September 2016
Dibaca 1134 kali | 0 Komentar

Ada Colon Cancer Dalam Tubuhku

Sirpa - Kali Pornia - USA
Saturday, 10 September 2016
Dibaca 1741 kali | 0 Komentar

Kota Kuching

Dewi Meong - Kuching - Jogja
Wednesday, 07 September 2016
Dibaca 1075 kali | 0 Komentar

Ke Panti Pijat

T.Moken-Michigan, USA
Wednesday, 17 August 2016
Dibaca 2432 kali | 0 Komentar

Then and Now

Sirpa - Kalipornia - USA
Tuesday, 26 July 2016
Dibaca 1326 kali | 0 Komentar

Mohon Maaf Lahir Batin

Redaksi KoKi
Wednesday, 06 July 2016
Dibaca 1077 kali | 0 Komentar

Perayaan Asian American Pacific Islanders

Bono Anggono - Philadelphia - USA
Monday, 27 June 2016
Dibaca 831 kali | 0 Komentar

Mencari Bono Anggono

Yunita Anggono
Monday, 27 June 2016
Dibaca 1014 kali | 0 Komentar
``


KOKISTORY

Ada Colon Cancer Dalam Tubuhku
Sirpa - Kali Pornia - USA
Saturday, 10 September 2016
Dibaca 1741 kali | 0 Komentar

Ilmu Yang Bermanfaat

Mahalnya Sebuah Ongkos Denda TILANG

Aku dan Kamu

Merindukan White Christmas

KOKIKOLOM

Pejabat Tionghoa
Setiawan Liu - Jakarta
Tuesday, 26 January 2016
Dibaca 2331 kali | 0 Komentar

Ayah

Gairah yang Hilang

Tepatkah Dia Untuk Anda?

Pentingkah Pembekuan Sperma?

KOKITOUR&FOOD

Hamparan Laut di Bawah Horizon Parai
Setiawan Liu - Jakarta
Wednesday, 15 March 2017
Dibaca 648 kali | 0 Komentar

Menikmati Alam Musim Gugur

Ke Taman Nasional Bako Serawak

Ke Bandung dengan Meong

Kota Kuching

KOKISIANA

Lomba Blog: Cerita Hepi elevenia
William Antonius
Wednesday, 15 March 2017
Dibaca 434 kali | 0 Komentar

Then and Now

Mohon Maaf Lahir Batin

Mencari Bono Anggono

Obong Pasar

Hai Z...

Dear God...
From Kokiers to Z...

Setiap penulis memiliki rumah. Shakespeare juga pernah bilang, bahwa kehidupan moral mempunyai "a habitation and a name", bertempat tinggal dan bernama. Mamak Z memiliki rumah bersama para penulis dan pembacanya di rumah...




© 2014 - powered by digitalbuana