Zucchini Bread

T.Moken- Michigan - USA

Monday, 23 July 2012

Zucchini hijau berasal dari benua Amerika. Ketika penjelajah Eropa bersama Christopher Columbus datang ia melihat penduduk asli Amerika memakan labu, jagung dan kacang-kacangan. Mereka belum pernah melihat zucchini hijau dan mengiranya melon.

Ketika Christopher Columbus kembali pulang ke Eropa, ia membawa bijinya dan dikembangbiakkanlah. Karena Columbus adalah orang Italia maka namanya zucchino dan bentuk jamaknya zucchini. Di Perancis disebut courgette dan sekarang zucchini sudah banyak di dunia dengan namanya masing-masing.

Zucchini hijau enak dibikin apa saja: pancakes, ditumis, casseroles , grill, cakes dan breads .

Atas dorongan Natya, saya mencoba untuk menampilan zucchini bread. Saya baru bisa memasak setelah sampai di negara Paman Sam. Mertua saya selalu menutup makannya dengan desserts sehingga suami menjadi terbiasa. Sebagai istri, saya hanya meneruskan masakan ibu mertua.

Baru-baru memasak makanan maupun memanggang kue sering tidak jadi dan harus berakhir di tong sampah. Cepat-cepat plastiknya saya pindahkan ke tong sampah besar. Hahaha, toh suami tidak tahu tingkah saya.

Perabotan pun banyak yang kotor sepertinya repot sekali. Berhubung ia menghargai setiap masakan saya dan selalu mendorong untuk mau mencoba maka lama kelamaan bisa juga akhirnya.

Gambar 1: Cuci zucchini dan dibuang ujung-ujungnya. Pergunakan kulit zucchini.


Resepnya:
3 cangkir tepung terigu
2 sendok teh bubuk kayumanis aduk rata ----------------------------------------> 1
2 sendok teh baking soda
1 sendok teh baking powder

2 cangkir zucchini parut. Parut bersama kulitnya -----------------------------------> 2
(kira-kira 2 zucchini ukuran sedang)

3 telur (putih dan kuning)
2 sendok teh vanili kocok sampai mengembang------------------------> 3
sejumput garam
¾ cangkir gula jawa sisir
? cangkir brown sugar

¾ cangkir mentega cair ---------------------------------------------------------------------> 4

¾ cangkir walnut kasar ----------------------> 5
½ cangkir kismis/ manisan cranberry (dried cranberries)

1 loyang roti ukuran 9 x 5 inches --------------------------------------------------------> 6

Cara membuatnya:
• Masukkan nomor 4 ke nomor 3 dan kocok rata
• Masukkan nomor 1 ke nomor 3 sedikit dan aduk rata (prosedur 1)
• Masukkan nomor 2 ke nomor 3 sedikit dan aduk rata (prosedur 2)
• Ulang lagi prosedur 1
• Ulang lagi prosedur 2
• Begitu seterusnya, berganti-gantian antara adonan dan parutan zucchini sampai adonan dan parutan zucchini habis dan teraduk rata
• Masukkan nomor 5 dan aduk rata
• Loyang roti dipoles dengan mentega dan ditaburi tepung terigu agar tidak lengket. Tuang adonan ke loyang roti
• Panaskan oven dengan suhu 350? F (kira-kira 175? C)
• Panggang selama 55-60 menit
• Periksa dengan lidi. Lidi harus bersih bila kue sudah matang
• Dinginkan zucchini bread

Gambar 2: zucchini bread yang sedang didinginkan

 

Setelah dingin sekali barulah dipotong dan potongan terlihat kasar (kradakan). Kalau dipotong keesokan paginya maka potongannya akan halus. Bagian atas zucchini bread memang terlihat pecah.

Gambar 3: sisa adonan saya manfaatkan dicetakan muffin

Zucchini siap dimakan. Bisa dipoles dengan mentega sebagai pengganti dinner rolls atau dimakan sebagai coffee cake bersama minum kopi di pagi hari.

Gambar 4: zucchini bread dibungkus dengan aluminum foil, dimasukkan lagi ke dalam freezer bag untuk dibekukan

 

KoKiers, seperti itulah saya membuat zucchini bread. Kadar manis tergantung selera.


kitchenproject.com (The history of Zucchini)

Terima kasih Mas Dad dan Team Editor sudah membacanya.
 




LUSTRASI FOTO-FOTO DOK REDAKSI
MODERATOR - Penggagas KoKi : ZEVERINA
Pembaca "KOLOM KITA" (KoKi) entah di Bontang, Inggris, Bali, Belanda, New Jersey, Kuwait, Australia, atau di Kediri, silakan berbagi peristiwa seputar kehidupan sehari-hari. Kirimkan artikel dan foto melalui form "Kirim Artikel", jika mengalami kesulitan kirimkan melalui email: temennyazev@gmail.com ; kokizeverina@gmail.com


BERIKAN KOMENTAR ANDA






Lomba Blog: Cerita Hepi elevenia

William Antonius
Wednesday, 15 March 2017
Dibaca 569 kali | 0 Komentar

Hamparan Laut di Bawah Horizon Parai

Setiawan Liu - Jakarta
Wednesday, 15 March 2017
Dibaca 817 kali | 0 Komentar

Kawin Campur

Syu - Belanda
Wednesday, 08 March 2017
Dibaca 1767 kali | 0 Komentar

Menikmati Alam Musim Gugur

T.Moken-Michigan,USA
Tuesday, 22 November 2016
Dibaca 1015 kali | 0 Komentar

Glad All Over

Sirpa - Kalipornia - USA
Tuesday, 18 October 2016
Dibaca 1074 kali | 0 Komentar

Ke Taman Nasional Bako Serawak

Dewi Meong - Kuching - Malaysia
Tuesday, 27 September 2016
Dibaca 853 kali | 0 Komentar

Ke Bandung dengan Meong

Dewi Meong - Kuching - Jogja
Wednesday, 14 September 2016
Dibaca 1280 kali | 0 Komentar

Ada Colon Cancer Dalam Tubuhku

Sirpa - Kali Pornia - USA
Saturday, 10 September 2016
Dibaca 1873 kali | 0 Komentar

Kota Kuching

Dewi Meong - Kuching - Jogja
Wednesday, 07 September 2016
Dibaca 1209 kali | 0 Komentar

Ke Panti Pijat

T.Moken-Michigan, USA
Wednesday, 17 August 2016
Dibaca 2612 kali | 0 Komentar

Then and Now

Sirpa - Kalipornia - USA
Tuesday, 26 July 2016
Dibaca 1463 kali | 0 Komentar

Mohon Maaf Lahir Batin

Redaksi KoKi
Wednesday, 06 July 2016
Dibaca 1179 kali | 0 Komentar

Perayaan Asian American Pacific Islanders

Bono Anggono - Philadelphia - USA
Monday, 27 June 2016
Dibaca 927 kali | 0 Komentar

Mencari Bono Anggono

Yunita Anggono
Monday, 27 June 2016
Dibaca 1128 kali | 0 Komentar
``


KOKINEWS

Glad All Over
Sirpa - Kalipornia - USA
Tuesday, 18 October 2016
Dibaca 1074 kali | 0 Komentar

Perayaan Asian American Pacific Islanders

Pengungsi

Brandi Chastain Sumbangkan Otaknya

Surat Terbuka Buat Ahok (1): Tahan Emosi

KOKISTORY

Ada Colon Cancer Dalam Tubuhku
Sirpa - Kali Pornia - USA
Saturday, 10 September 2016
Dibaca 1873 kali | 0 Komentar

Ilmu Yang Bermanfaat

Mahalnya Sebuah Ongkos Denda TILANG

Aku dan Kamu

Merindukan White Christmas

KOKIKOLOM

Pejabat Tionghoa
Setiawan Liu - Jakarta
Tuesday, 26 January 2016
Dibaca 2436 kali | 0 Komentar

Ayah

Gairah yang Hilang

Tepatkah Dia Untuk Anda?

Pentingkah Pembekuan Sperma?

KOKITOUR&FOOD

Hamparan Laut di Bawah Horizon Parai
Setiawan Liu - Jakarta
Wednesday, 15 March 2017
Dibaca 817 kali | 0 Komentar

Menikmati Alam Musim Gugur

Ke Taman Nasional Bako Serawak

Ke Bandung dengan Meong

Kota Kuching

KOKISIANA

Lomba Blog: Cerita Hepi elevenia
William Antonius
Wednesday, 15 March 2017
Dibaca 569 kali | 0 Komentar

Then and Now

Mohon Maaf Lahir Batin

Mencari Bono Anggono

Obong Pasar

Hai Z...

Dear God...
From Kokiers to Z...

Setiap penulis memiliki rumah. Shakespeare juga pernah bilang, bahwa kehidupan moral mempunyai "a habitation and a name", bertempat tinggal dan bernama. Mamak Z memiliki rumah bersama para penulis dan pembacanya di rumah...




© 2014 - powered by digitalbuana